5 Tips Ternak Kutu Air di Ember, Peluang Bisnis Pakan Ikan

Tips ternak kutu air di ember yang sanggup dijadikan pakan untuk ikan hias sanggup disimak di sini. Budidaya kutu air atau kutir yang menjadi pakan ikan ini sedang menjadi peluang bisnis cukup menjanjikan di sedang pandemi Covid-19.

Bagi banyak orang, kutu air dianggap sebagai hewan yang tidak bermanfaat ataupun merugikan. Namun ternyata, kutu air merupakan keliru satu pakan ikan hias. Dengan ini, kutu air yang sering dinilai sebagai hewan yang harus disingkirkan sanggup menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Bahkan, ternak kutu air tidak memerlukan daerah yang luas. Hanya dengan menyediakan ember, kutu air yang tadinya dianggap sebagai hama sanggup Anda budidayakan. Bagi Anda yang tertarik untuk membudidayakan kutu air, selanjutnya ini tips ternak kutu air di ember yang sanggup dijadikan pakan untuk ikan hias.

1. Bibit kutu air

Bibit kutu air sanggup didapatkan dengan mencarinya sendiri. Biasanya, kutu air berada di sekitar selokan dan genangan air.

Selain itu, sanggup termasuk dengan langkah membuatnya sendiri dengan menyediakan sayuran busuk, ampas kedelai, dan air susu atau air teh, serta kotoran ayam dan air got termasuk sanggup digunakan untuk sebabkan kutu air. Kalau tidak menghendaki repot, anda sanggup beli bibit kutu air. Kamu sanggup belanja bibit kutu air di lebih dari satu daerah di pasaran, menjadi toko ikan hingga marketplace.

2. Tempat atau wadah pembiakan kutu air

Tempat atau wadah yang digunakan untuk ternak kutu air kebanyakan berwujud bak atau ember plastik berukuran besar. Pertama, Anda harus buat persiapan wadah tersebut.

Caranya, taburkan kapur untuk menetralkan tingkat keasaman sebelum akan dilaksanakan pengisian air ke di dalam bak. Kutu air tidak memerlukan air yang di dalam untuk hidup. Oleh gara-gara itu, pengisian air tidak usah benar-benar banyak.

3. Membuat bibit kutu air

Bibit kutu air sanggup dibikin berasal dari sayuran kol busuk. Untuk sebabkan bibit ini, terkandung lebih dari satu langkah yang harus dilakukan. Pertama, membasuh sayuran kol yang telah membusuk. Lalu, masukkan kol ke di dalam daerah atau wadah yang memuat air dan simpan 1 minggu.

Kemudian, sehabis 1 minggu dibiarkan, kotoran berasal dari sayur kol selanjutnya turun ke dasar wadah. Nah, ketika kotoran turun ke dasar wadah atau dasar air, bakal terlihat bibit kutu air. Dalam prosesnya, bibit kutu air ini tidak boleh terkena sinar matahari langsung. Pasalnya, sinar matahari segera sanggup menyebabkan kerusakan proses pertumbuhan bibit tersebut.

4. Pemberian pupuk untuk makanan kutu air

Untuk memberikan makan kutu air, Anda harus melakukan penebaran pupuk kandang secukupnya, lalu dibiarkan sepanjang 4 hingga 5 hari. Selain pupuk kandang, tersedia lebih dari satu bahan kembali yang sanggup digunakan sebagai pupuk kutu air, layaknya tepung terigu, tepung tapioka, dedak, ragi, limbah cair tahu, dan eceng gondok.

5. Cara memanen kutu air

Kutu air sanggup dipanen di dalam waktu 10 hingga 11 hari sehabis proses pembuatannya. Memanen kutu air sanggup memanfaatkan jaring halus. Setelah kutu air diambil memanfaatkan jaring halus, Anda harus membasuh kutu air memanfaatkan air bersih. Setelah dicuci, kutu air pun siap diberikan sebagai pakan ikan hias.

Ternyata cukup enteng bukan untuk beternak kutu air? Anda cukup menyimak lebih dari satu perihal saja agar perkembangbiakan kutu air tidak terganggu.

Itu dia tips ternak kutu air di ember. Semoga tips di atas sanggup membantu!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya Situs Judi Slot Online Jackpot Terbesar Situs Slot Deposit Pulsa Tanpa Potongan Situs Slot Gacor Hari Ini Situs Judi Slot Online Gampang Menang Daftar Situs Judi Slot Online Terpercaya Situs Judi Slot Online Gampang Menang Situs Slot Terbaru 2020 Bonus 100% Situs Slot Gacor Hari Ini Situs Judi Slot Online Jackpot Terbesar Judi Slot Online Situs Judi Slot Online Terpercaya Slot Online Daftar Slot Online